web analytics

Tradisi Gambar Cadas di Kepulauan Maluku, Kosmologi Gambar Cadas Orang Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya

Lansekap Gua Prasejarah di Pulau Kisar

Pulau Kisar Kabupaten Maluku Barat Daya merupakan sebuah pulau kecil yang berada di beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia bagian selatan, yang berbatasan langsung dengan Timor Timur dan Australia. Sebagai pulau kecil yang berada di beranda depan NKRI Kisar memiliki potensi arkeologi prasejarah, yaitu gua-gua dan gambar cadas. Situs sebaran gambar cadas di Pulau Kisar ditemukan pertama kali pada pertengahan tahun 2015 oleh tim arkeologi Australia National University – Universitas Gadjamada – Balai Arkeologi Ambon (Report, 2015). Hasil publikasi ilmiah dari penelitian arkeologi di Pulau Kisar telah terbit di Jurnal Internasional The Journal Of Island And Coastal Archaeology pada Bulan Agustus 2017 dan Cambrigde Archaeology Journal pada Mei 2018.

Titik pengamatan difokuskan pada tebing, gua, ceruk dan bongkahan-bongkahan batu yang secara geologis termasuk dalam formasi batugamping koral yang membentang di keseluruhan pesisir pantai pulau tersebut. Secara administrasi mencakup dua wilayah administrasi kecamatan yaitu Kecamatan Kisar Utara dan Pulau-Pulau terselatan. Di Kecamatan Kisar Utara terdapat 25 titik lokasi pengamatan, 15 lokasi (12 ceruk dan 3 gua)
diantaranya memiliki gambar cadas, 5 lokasi memiliki lutur batu di pelataran ceruk/atau gua, 1 gua memiliki pecahan wadah tembikar di permukaan tanah dan 5 lima lokasi lainnya tidak menemukan tinggalan arkeologi. Secara khusus, untuk gambar cadas yang ditemukan beragam bentuk seperti cap tangan, figur manusia, ikan, lingkaran, garis-garis vertikal dan horisontal.

Motif Cap Tangan di Gua Intutun Pulau Kisar

Di Kecamatan Pulau-Pulau Terselatan 53 lokasi pengamatan, 31 lokasi diantara memiliki gambar cadas (5 bongkahan batu, 16 ceruk, 9 gua dan 1 tebing), 4 lokasi gua/ceruk memiliki fragmen pecahan wadah tembikar, 1 lokasi memiliki lutur batu di pelataran ceruk dan 17 lokasi lainnya tidak menemukan tinggalan arkeologi. Secara khusus, untuk gambar cadas yang ditemukan beragam bentuk seperti cap tangan, figur manusia, perahu, ikan, lingkaran geometris, garis-garis vertikal dan horisontal. Hasil pengamatan menunjukan bahwa gambar cadas di Pulau kisar berada pada dinding gua/ ceruk dan dinding batu dengan ketinggian dari lantai tanah dari 30 cm sampai dengan 4 m. -Lucas Wattimena

© 2019 Balai Arkeologi Maluku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.