Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi (EHPA) Cirebon, Jawa Barat Tahun 2016 - Balai Arkeologi Provinsi Maluku

Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi (EHPA) Cirebon, Jawa Barat Tahun 2016

Kepala Pusat Arkeologi Nasional membuka EHPA
Kepala Pusat Arkeologi Nasional membuka EHPA

Evaluasi hasil penelitian arkeologi (EHPA) dilaksanakan di Hotel Aston Cirebon, Jawa Barat dari tanggal 25 – 29 November 2016 dengan mengusung tema Kebhinekaan, kemaritiman dan Pulau Terdepan Nusantara. Seyogyanya tema tersebut diusung dengan alasan mendasar; 1) pendukungan program Nawacitta; 2) letak geografis Nusantara yang berciri Negara kepulauan. 3) Renstra (rencana strategis) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2015-2019. EHPA 2016 diikuti oleh seluruh peserta dari balai-balai arkeologi seluruh Indonesia dengan membuat dan mepresentasekan makalah-makalah sesuai tema yang diusung. Kegiatan EHPA adalah kegiatan rutin Pusat Arkeologi Nasional setiap tahun guna untuk memantapkan pokok-pokok kebijakan penelitian arkeologi dalam skala nasional. Selain itu pula untuk mengevaluasi hasil implementasi tema penelitian yang telah dikembangkan serta mengevaluasi sistem pengolahan data dan informasi arkeologi.

Balai Arkeologi Maluku (Wilayah Kerja Propinsi Maluku dan Maluku Utara) turut berkecimpun dalam kegiatan dimaksud, dengan mengirimkan peserta pemakalah sebanyak 5 (lima) orang peneliti dari berbagai latar belakang kepakaran arkeologi (arkeologi prasejarah, kolonial, islam dan etnoarkeologi). Peneliti Balai Arkeologi Maluku Marlyn Sahulteru mengusung judul makalah “Beberapa Benteng Kolonial di Pulau Ambon; Andre Huwae mengusung judul makalah “ Benteng Laut Tafsir Keberadaan dan Konsistensi Benteng Niuew Victoria di Pulau Ambon Pada Masa Kolonial”; Lucas Wattimena mengusung judul makalah “Adaptasi Budaya Maritim Di Kepulauan Maluku”; Muhammad Al Mujabuddawat dengan judul makalah “ Strategi Memeperkenalkan Sumberdaya Arkeologi Pada Masyarakat Perbatasan “. (LW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.